PEMUDA PANCASILA BONE

SULAWESI SELATAN

MPC PEMUDA PANCASILA BONE
 PEMUDA PANCASILA

Sapma PP Harus Mengedepankan Pemikiran dan Idenya.

Published on: //
WATAMPONE,--Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila
(PP) diharapkan mengedepankan sumbangsih pemikiran, ide, dan gagasan
dalam menjaga keutuhan  Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu diungkapkan Ketua Sapma Pemuda Pancasila Sulsel, Ilham Rajab,
saat pembukaan dialog Kebangsaan Sapma PP Kabupaten Bone, yang digelar
di Islamic Centre Bone, Kamis malam, 6 Desember.

Pemikiran, ide, dan gagasan itu, kata dia, harus dimiliki kader Pemuda
Pancasila yang tergabung dalam Sapma. Apalagi Sapma merupakan bagian
pemuda yang menjadi generasi pelanjut dalam mengembangkan estafet
kepemimpinan selanjutnya.

Ilham Rajab mengatakan, sumbangsih itu merupakan wujud  tanggungjawab
sebagai pemuda terhadap bangsa. Agar, pemuda tidak mudah terhasut
dalam pertikaian antar kelompok dan golongan yang mengakibatkan
perpecahan di kalangan pemuda dan berdampak pula terhadap ancaman
keutuhan berbangsa dan bernegara."Inilah bentuk komitmen kader Sapma
untuk memberikan sumbangsih pemikiran, ide, dan gagasan untuk
bangsa,"jelasnya.


Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bone, Andi
Hasruddin mengatakan, dengan dialog kebangsaan Satuan Pelajar dan
Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Kabupaten Bone, diharapkan selain
mempererat persaudaraan juga memberikan sumbangsih pemikiran bagi
bangsa ini.

Kalau dulunya, kata dia, Pemuda Pancasila identik dengan premanisme,
sekarang bagaimana paradigma itu dirubah dengan mengedepankan otak
atau pemikiran, maupun ide demi bangsa yang tercinta ini. Apalagi
Sapma yang merupakan bagian dari Pemuda Pancasila."Jangan diadu domba,
kita adalah kader Pemuda Pancasila sejati demi NKRI,"ungkapnya.

Ilham: Jangan Beri Kesempatan Kedua

Published on: //
KADER PP. Cagub Sulsel urut 1, Ilham Arief Sirajuddin disambut kader Pemuda Pancasila Bone saat menghadiri Dialog Sapma Pemuda Pancasila Kabupaten Bone, yang digelar di Islamic Centre Bone, Kamis malam, 6 Desember.
Wali Kota Makassar dua periode, Ilham Arief Sirajuddin mengajak warga Bone tidak memberi kesempatan kedua kepada pemimpin yang tidak mampu merealisasikan janjinya.

Kendati tidak menyebut siapa pemimpin dimaksud, sindiran ini ditujukan kepada rival politiknya di pilgub Sulsel, 22 Januari 2013. "Jika kandidat yang sudah diberi kesempatan tidak menyelesaikan janjinya, buat apa diberi kesempatan dua kali," kata Ilham, di Bone, Jumat 7 Desember. 

Ajakan Ilham tidak memberi kesempatan kedua terhadap pemimpin yang telah gagal mewujudkan programnya disampaikan di hadapan kader Demokrat saat pengukuhan sembilan pengurus anak cabang (PAC) Demokrat Bone di lapangan Merdeka, Kecamatan Mare, Bone. PAC yang dilantik masing-masing, PAC Mare, Sibulue, Barebbo, Cina, Tonra, Salomekko, Kajuara, Bontocani, dan Patimpeng.

Ilham yang berpasangan senator asal Sulsel, Aziz Qahhar Mudzakkar, juga mengajak orang Bone membandingkan karya kontestan pilgub sebelum menjatuhkan piihan politik di tempat pemungutan suara (TPS) pada 22 Januari 2013 nanti.

Caranya, dengan melihat karya nyata yang mendasar dan dirasakan serta dinikmati masyarakat. Dia mencontohkan, Makassar di mana sejumlah fasilitas publik dibangun tanpa APBD seperti masjid terapung Amirul Mukminin di bibir Pantai Losari. "Kalau ada yang mengatakan saya gagal memimpin Kota Makassar, itu adalah orang yang sakit hati terhadap keberhasilan saya," jelasnya.

Sementara itu, Ilham mengapresiasi Bupati Bone, Idris Galigo telah memperlihatkan pendidikan politik yang baik kepada warganya. Bupati Bone menempatkan diri sebagai pembina politik di daerah.

Ketua panitia, Sukmawati mengatakan saat putra Bone memimpin Sulsel,banyak kemajuan. "Lihat saja era Zainal Basri Palaguna dan Amin Syam. Keduanya cukup memberi perhatian ke daerah kita. Setelah itu, daerah ini kurang mendapat sokongan provinsi," kata srikandi Demokrat Bone ini.

Sementara itu, Ilham saat membuka Dialog Kebangsaan Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma)  Pemuda Pancasila Kabupaten Bone, yang digelar di Islamic Centre Bone, Kamis malam, 6 Desember, menjelaskan Kartu Semangat Baru yang sudah diluncurkan pasangan nomor urut 1 ini. "Itu adalah komitmen politik yang bisa langsung ditagih masyarakat jika IA diamanahkan memimpin Sulsel," kata  Ilham.

Sementara Ketua MPW Pemuda Pancasila Sulsel, Diza Rasyid Ali, mengatakan, Ilham sebagai kader Pemuda Pancasila harus diberi dukungan secara pribadi maupun organisasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Demokrat Bone, Andi Sulham Hasan mengatakan, telah menginstruksikan ke struktur partai  baik di DPC hingga ke tingkat ranting untuk bergerak memenangkan cagub yang diusung partainya. (eds-sah/ysd)

PP Kecam Pembakaran Bendera Merah Putih

Published on: //
WATAMPONE– Sekitar 100 aktivis Pemuda Pancasila (PP) melakukan demonstrasi di Polres Bone, kemarin. Aksi yang dipimpin Ketua DPC Pemuda Pancasila Bone Andi Hasruddin Nur itu menuntut pelaku pembakar bendera Merah Putih di Kecamatan Bontocani dihukum seberat-beratnya.

Mereka juga meminta pihak kepolisian mengusut aktor intelektual di balik kasus pembakaran lambang negara di Bontocani pada Sabtu (12/11). Pemuda Pancasila menilai tindakan oknum mahasiswa tersebut masuk kategori makar. Aktivis Pemuda Pancasila bertekad mengawal proses hukum kasus ini hingga tuntas.

Dalam aksinya itu, Pemuda Pancasila melakukan pawai kendaraan bermotor di Jalan Ahmad Yani menuju Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bone. Massa juga menggelar orasi di Kantor Kejaksaan Negeri Watampone. Wakil Ketua DPRD Andi irwandi mengatakan,akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Koramil setempat.

Sementara itu, Camat Bontocani Muh Andi Hidayat mengaku kecewa dengan kepolisian yang membebaskan tujuh demonstran. “Seharusnya mereka semua ditahan karena datang bersama- sama.Mereka sama-sama memasuki kantor pemerintah saat hari libur dan menurunkan bendera Merah Putih lalu membakarnya, ”katanya.

Sembilan mahasiswa membakar bendera Merah Putih yang berkibar di halaman Kantor Camat Bontocani. Dari tujuh pendemo,satu orang atas nama Andi Pangeran diduga kuat sebagai pelaku pembakaran. Satu mahasiswa lain, Andi Imran, diduga kuat sebagai penghasut dalam aksi tersebut. Dua pelaku sudah ditahan di Polres, sementara tujuh lainnya hanya dikenai wajib lapor. yos naiobe

Massa MPC Pemuda Pancasila Bone Kecam Pembakaran Bendera

Published on: //
Bone, 15 november 2011. Puluhan Massa Pemuda Pancasila Cabang Bone, menggelar unjuk rasa, mendesak polisi mengusut tuntas kasus pembakaran bendera merah putih yang terjadi sabtu 22 november lalu.

Sebelumnya pihak kepolisian telah mengamankan 9 Mahasiswa dan warga yang diduga terlibat. Namun, setelah menetapkan dua tersangka, polisi akhirnya membebaskan 7 orang diantaranya.

Untuk itu, massa pemuda pancasila cabang Bone meminta kepolisian kembali menangkap tujuh orang yang telah dibebaskan tersebut. Karena dianggap sebagai pelaku yang turut serta membiarkan pembakaran bendera.

Sebelummnya massa mendatangi gedung DPRd Bone untuk menyampaikan aspirasi. Kericuhan sempat terjadi saat sejumlah massa meringsek masuk ke dalam gedung DPRd untuk menemui para wakil rakyat yang sedang mengikuti rapat.

Massa juga mendatangi kantor PoLRes Bone untuk mendesak polisi bertindak tegas terhadap para pelaku.

Petinggi kepolisian resort Bone yang menemui pengunjuk rasa, berjanji akan menindak tegas para pelaku sesuai hukum. Sementara alasan pembebasan 7 orang, karena mereka tidak cukup bukti untuk ditahan. Igho-Bone.

Sulawesi Selatan bidik wisatawan serumpun

Published on: //
Makassar (ANTARA News) - Tahun kujungan wisata Sulawesi Selatan (Visit South Sulawesi) 2012 membidik wisatawan dari Malaysia dan Singapura, khususnya wisatawan serumpun yakni mereka yang punya garis keturunan dari Sulawesi Selatan yang banyak bermukim di kedua negara tetangga tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sulsel Syuaib Mallombassi, di Makassar, Senin, mengatakan selain wisatawan Eropa yang menjadi unggulan, wisatawan serumpun dari Malaysia dan Singapura juga menjadi target promosi pariwisata provinsi.

Di Malaysia, ujar Syuaib, banyak warga Bugis dan Makassar yang menetap di negara itu sejak puluhan tahun lalu dan ingin kembali ke kampung kelahirannya bersama keluarga.

Program wisatawan serumpun ini sudah dicanangkan sejak beberapa tahun lalu bersamaan dengan wisatawan mudik (wisdik) yang diprakarsai tokoh pariwisata Sulsel Nico B Pasaka dan mantan Ketua PHRI Sulsel Andi Ilhamsyah Mattalatta.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan target kunjungan wisatawan asing pada Visit Sulsel 2012 sebanyak 100.000 orang, meningkat dari kunjungan tahun lalu yang hanya 40.000 orang.

Sedangkan target kunjungan wisatawan domestik tahun ini adalah sebanyak 4 juta orang dengan sasaran para perantau asal Sulsel yang telah bermukim di sejumlah wilayah tanah air yang umumnya memanfaatkan hari raya keagamaan seperti Idul Fitri, Idul Adha serta Natal dan tahun baru untuk mudik ke kampung kelahirannya.

Wisatawan mudik yang berkunjung ke Sulsel setiap tahun mencapai sekitar 3,5 juta orang dengan penerimaan sektor pariwisata mencapai Rp2 triliun lebih, ujar Gubernur Syahrul Yasin Limpo. (S016)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!